DPD Apkasindo: Bongkar Item Pengerjaan Reflanting Sawit Fiktif di Merangin.

Advertisements
Advertisements

MERANGIN-zonadinamikanews.com. DPD Apkasindo Merangin Joko Wahyono mengatakan reflanting kebun kelapa sawit di Meragin diduga ada item RAB Yang di ‘Bungkus”.

Kadisnakbun kabupaten Merangin Koprawi saat di konfirmasi media ini terkesan menghindar, ” ma’af saya lagi ada rapat saya ijin dulu untuk membuka rapat nanti saya kesini lagi silahkan di lanjut melalui pak kabid saja dulu ujar Koprawi.

Kabid Nakbun Marzuwan rekan media mengatakan, bahwa land clearig itu adalah RAB, dan RAB itu adalah prodack kelompok dan seluruh nya adalah kewanangan dan tanggung jawab kelompok, tugas kami ada empat item yaitu pengawalan, pengawasan, monitoring dan evaluasi terang Marzuan.

Terkait dengan anggaran pembuangan anak kayu seperti yang di katakan DPD Apkasindo Joko Wahyono berdasarkan informasi yang di dapat dari salah satu anggota reflanting di desa Meranti yang memang di anggarkan Rp 500.000 per hektar dengan luas 91 hektar yang terkategori ada nya pembuangan anak kayu berkisar 10 hektar, sedangkan yang seluas 81 hektar tidak terkategori adanya pembuangan anak kayu,

Joko Wahyono menilai bahasa dari kades Meranti melalui salah satu anggota replanting bahwa dana tersebut untuk tutup ini tutup itu dan kadis, dalam arti kata dana tersebut untuk menutup itu dan menutup ini dan juga kadis ujar Joko Wahyono.Kabid nakbun marzuwan menjawab “saya tidak tau itu menurut saya itu tidak benar” menanggapi komentar kades.

Kepengurusan reflanting lahan sawit yang terdapat di Desa Meranti kecamatan renah pamenang dan di kecamatan lainnya kuat dugaan ada nya permainan, anggaran dana yang dikucurkan di item pembuangan anak kayu itu diduga fiktif dan rekayasa belaka dan hanya untuk meraup keuntungan sehingga merugikan para petani.

Dana yang dianggarkan oleh pegurus Gapoktan sebesar Rp500.000 perhektar untuk item pembuangan anak kayu itu diduga adalah cara kotor yang dilaku kan oleh mavia- mavia replanting untuk meraup keuntungan dari uang para petani sawit untuk kepentingan pribadi mavia replanting.

Dpd apkasindo joko wahyono menegas kan agar pihak Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan PT.Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO)dan juga rekanan peng AUDIT agar secepat nya lakuckan peninjauan ke areal pengerjaan reflanting sawit dibmerangin agar para petani-petani kita tidak larut dan di korbankan dengan RAB “bungkusan”,sebelumnya juga ada dugaan membugkus jumlah pohon per hektar yang di chipping dikalikan rata 136 batang/hektar,
Padahal yang ada rata~rata hanya 74~108 batang/hektar (karena sudah banyak yang mati) tegas joko wahyono lagi.

Permentan nomor 18 tahun 2016 tentang pedoman reflanting sawit.
Peraturan menteri ini dimaksud sebagai acuan dan pembinaan, pemberi layanan dalam pengembangan usaha perkebunan kelapa sawit secara efisien dan berkelanjutan melalui peremajaan kebun kelapa sawit.

Berdasar kan permentan tersebut pelaksanaan program reflanting sawit di desa meeanti kecamatan renah pamenang kabupaten merangin di terkesan tidak efisien.(Yzd).

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment