Kasi kesejahteraan Bersama TPK Desa Dahana Kecamatan Alasa Diduga Gelapkan Upah Pekerja.

Advertisements
Advertisements

Nias Utara, zonadinamikanews.com – Kasi kesejahteraan Fajarman Lahagu bersama TPK (tim pelaksana kegiatan) Meliwari Zalukhu desa Dahana, kecamatan alasa diduga menggelapkan upah/gaji pekerja pelaksana kegiatan pembangunan TPT, DWIKER PLAT, dan parit gendong yg di alokasikan di dusun l (satu) desa dahana.

Puluhan juta rupiah nilai gaji pekerja yang diduga tidak dibayar oknum kasi kesejahteraan bersama TPK desa dahana ini, khususnya pada pelaksanaan kegiatan dana desa triwulan pertama tahun 2020 sebagai hak milik puluhan orang, mulai dari Kepala tukang, tukang, dan kernek.

Salah seorang kepala tukang yang di dampingi oleh rekan rekan nya (tukang ) yang di temui awak media di suatu tempat mengaku bahwa:

“Gaji gaji mereka pada pelaksanaan kegiatan dana desa dahana yang dialokasikan di dusun l (satu) tahap triwulan pertama tahun 2020 kemarin belum dibayar sampai sekarang, mereka hanya di beri berupa pinjaman oleh TPK” ungkap seorang kepala tukang (18/01/2021).

Ia mengatakan,sebelumnya pada rapat desa pemerintah desa sempat mengumumkan bahwa pelaksanaan kegiatan dana desa ini harus sesuai juknis. upah/gaji pekerja dalam pelaksanaan kegiatan dana desa ini masing masing berfariasi per HOK (harian orang kerja), yakni: Upah/gaji kepala tukang rp. 130000 (seratus tiga puluh ribu rupiah), Upah tukang rp. 120000( seratus dua puluh ribu rupiah), Upah kernek rp. 90000 (sembilan puluh ribu rupiah). Sehingga pada awal pelaksanaan kegiatan pembangunan mereka hanya diberi berupa uang pinjaman oleh kasi kesejahteraan an.FAJARMAN LAHAGU, guna untuk tujuan menyemangati anggota pekerja, dan gaji selanjutnya nanti akan kita lunasi setelah selesai pengerjaan sembari menunggu pencairan dana.

“ya…. Kata pak Kades saat rapat, pelaksanaan kegiatan dana desa harus sesuai juknis, masing masing upah pekerja berfariasi (sesuai keahlianya) per HOK (harian orang kerja), yakni: Upah/gaji kepala tukang rp. 130000 (seratus tiga puluh ribu rupiah), Upah tukang rp. 120000( seratus dua puluh ribu rupiah), Upah kernek rp. 90000 (sembilan puluh ribu rupiah). Pada saat dimulai pekerjaan kami diberi pinjaman terlebih dahulu oleh kasi kesejahteraan desa dahana an. Fajarman Lahagu dan berjanji, nanti setelah selesai pengerjaan akan kita lunasi gaji kalian, sembari menunggu proses pencairan dana. Namun setelah selesai pengerjaan pihak kasi kesejahteraan bilang gaji kami sudah lunas sesuai hasil musyawarah. Sehingga kami merasa di tipu dan terkesan gaji kami di gelapkan oleh fajarman lahagu.

Atas kejadian tersebut kami minta sudilah kiranya bapak bupati kabupaten nias utara dapat segera menanggapi keluhan membantu kami dalam menyelesaikan permasalahan ini. Keluh seorang tukang

Tim pelaksana kegiatan (TPK), meliwari zalukhu yang di konfirmasi melalui via telepon selulernya membenarkan bahwa benar pelaksanaan kegiatan dana desa harus sesuai juknis, masing masing upah pekerja berfariasi (sesuai keahlianya) per HOK (harian orang kerja), yakni: Upah/gaji kepala tukang rp. 130000 (seratus tiga puluh ribu rupiah), Upah tukang rp. 120000( seratus dua puluh ribu rupiah), Upah kernek rp. 90000 (sembilan puluh ribu rupiah). Sementara dikonfirmasi Terkait dengan jumlah pagu dana yang digunakan dalam pekerjaannya kegiatan tersebut dan masalah pelunasan upah/gaji pekerja, beliau mengatakan itu bukan rahahnya saya, lebih jelas kasi kesejahteraan yang menjelaskan itu. menurut tpk

Kasi kesejahterah desa dahana, kecamatan alasa, kabupaten nias utara Fajarman Lahagu, yang dikonfirmasi melalui WhatssApp, mengatakan bahwa pihaknya lagi sibuk mengurus orangtuanya yang sedang di rawat di rumah sakit umum. “Saya lagi sibuk pak mengurus orang tua saya di RSU”.

(Sony)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment