Pekerjaan Rabat Beton di Korong Tanjung Alai Diduga Tidak Seusai RAB

Advertisements
Advertisements

Padang Pariaman-ZonadinamikaNews.com.Tim kami masih tetap menyoroti akan keberadaan proyek rabat beton sepajang 400 m di Korong Tanjung Alai Timur Nagari Kuranji hulu kecamatan sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat.

Karena saat proyek ini, selain tidak mengindahkan akan keterbukaan Informasi Publik atau UU KIP, juga sejumlah pihak yang terkait kerap buang badan dalam hal memberikan keterangan pada publik.

Proyek yang berasal dari pajak rakyat ini oleh sejumlah sumber mengatakan, bahwa kualitas cor rabat beton sangat diragukan dan diduga keras tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ada, bahkan sangat rawan terjadinya mark up anggaran.

Awak media ini mencoba mengubungi, ketua Bamus untuk yang kedua kalinya, tetap bersikeras mengatakan bahwa keberadaan Proyek rabat beton dikorong Tanjung Alai Timur Nagari Kuranji Hulu tidak mengetahuinya. Harapan ketua bamus ini, semoga lembaga kontrol sosial ini bisa tempat pangaduan masyarakat banyak ucapnya.

Sementara itu seketaris Nagari Kuranji hulu dikonfirmasi melaluai whatsapp nya terkait berapa pagu dana yang, digunakan untuk proyek rabat beton dikorong tanjung alai timur, mengatakan, Kalau gak salah. Lebih kurang.Ro.150 jt termasuk pajak, jawabnya.

Tapi dana fisik ini tertuang di APB Nagari. Sudah pasti Bamus menyetujuinya, ucapnya seketaris nagari ini.

Proyek pembangunan rabat beton sepajang 400 m dikorong tanjung alai timur Nagari Kuranji hulu kecamatan sungai geringging kabupaten Padang Pariaman,masih bahan guncingan dikalangan masyarakat,karena proyek ini di duga kuat jadi ladang kurupsi buat oknum wali Nagari dan oknum pengikutnya, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain proyek tersebut di bangun diatas aspal magkadam, juga proyek tersebut tidak terlihat bank proyek siluman karena tidak ada plang proyek, sehingga wali nagari berusaha menyembunyikan nilai proyek pada publik.

Sejumlah sumber di kalangan masyarakat sangat berharap pada pihak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan atas proyek tersebut, karena melihat kondisi pisik dilapangan,ada dugaan terjadi manipulasi visik dan dokumen, demi mendapatkan untung besar dan menghancurkan kwalitas proyek, apalagi proyek tersebut dibawah coran sudah ada aspal.

Sementara itu Wali Nagari Kuranji Hulu Di konfirmasi melalui Whatsapp nya terkait , Proyek pembangunan rabat beton dikorong Tanjung Alai Timur, mengatakan, Asalamualaikum wrwb,,,
Trmks telah menyampaikan pengaduan kepada ambo,,,
Dapat ambo jelaskan,,,
Bahwa jalan kabupaten adalah dari simpang lapau camin menuju kalawi,,, jalan yang dirabat adalah jalan desa dari simpang duju pahit menuju bukit caliak.

Adapun bantuan dari pemkab untuk aspal tak kunjung turun, sejak thn 2015 ambo minta ke kabupaten, makanya untuk tahun 20 kepala korong bersama masyarakat disana mohon untuk dibangun jalan tersebut,ini dituangkan didalam RKP musrenbang korong,itulah yang dimasukan ke APB nagari, tentunya sudah mendapat persetujuan dari bamus, karena jalan itu banyk dilalui oleh masyarakat, anak sekolah, guru” sementara di jalan itu banyk kerekel” yang sewaktu” bisa meminta korban bagi yang lalu disitu,kini jalan itu alah sudah,, bisa dicaliak mah baa bantuakny,,
Oh yaa, maso jabatan ambo jadi wali nagari hanyo sampai bulan juni 21,,,,trmks atas kepedulian dari semua pihak,,,, wslm.

Pekerjaan proyek rabat beton sepajang lebih dan kurangnya 400 m oleh sejumlah masyarakat meragukan akan kualitasnya bahkan bak proyek siluman,

Sejumlah masyarakat mengatakan, Proyek rabat beton dikorong Tanjung Alai timur Nagari kuranji Hulu kecamatan sungai geringging kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat yang diduga mengunakan Agaran Dana Nagari ( ADD ) ini jadi sorotan masyrakat setempat

Pekerjaan ini dikerjakan kabarnya dikerjakan oleh wali Nagari kuranji Hulu.

“Kami tidak tahu persis proyek tersebut entah proyek angaran dari dana Nagari ( ADD ) atau tidak kami pun tidak tau dan berapa pagu dananya kami pun kurang mengetahuinya pasalnya tidak melihat ada nya plang proyek! Dilokasi tersebut ( ungkapnya).

Yang jelas kami perhatikan hasil pekerjaan itu kurang maksimal atau asal jadi, dan dikhawatirkan tidak bisa bertahan lama.

Sebelumnya jalan tersebut pernah diaspal makadam itu sudah terdaftar didinas PUPR Padang– Pariaman dan sudah pula di ajurkan pula dipokir dewan untuk di aspal hodmix!! Yang jadi pertanyaan kami mengapa jalan tersebut di rabat beton!! Yang diduga mengunakan Anggran Dana Nagari ( ADD) dan masih banyak jalan yang dikerjakan mengunakan anggaran dana tersebut kata sumber.

( ZDN )

 

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment