Penyerapan Dana Desa di Desa Pagur Madina Penuh Rekayasa,Berpotensi Rugikan Negara

Advertisements
Advertisements

Mandailing Natal-KarawangSinawang.com.Dugaan praktek korupsi yang diperankan oleh oknum kepala Desa Pagur dalam pengalokasian Dana Desa , tahun anggaran 2019 sangat penuh rekayasa yang diduga keras memenipulasi dokumen dan fisik dilapangan, sehingga sangat berpotensi merugikan keuangan negara.

Fenomena tersebut terlihat dari sebuah bangunan di Desa pagur kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal diduga asal-asalan. bangunan tersebut pembuatan tangga menuju sungai dan jalan rabat beton yang asal-asalan dan memakan banyak biaya anggaran.

Dimana tangga tersebut dibangun dari anggaran dana desa tahun 2019 yang yang memakan biaya Rp.49.637.300. dari hasil temuan tim LPK Mandailing Natal di lapangan bahwa anak tangga tersebut dulunya sudah ada dan ditempel atau dilapisi menggunakan anggaran dana desa untuk mengelabui publik Dan wartawan supaya bangunan tersebut terlihat baru.

Selain itu, dilapangan ditemukan dari ukuran rabat beton yang ada di atas tangga tersebut yang hanya dibangun kurang lebih 6 meter setengah. Sementara yang tertulis di prasasti 10 meter. Dan dugaan bangunan tersebut akal-akalan kepala desa pagur.

Salah seoarang warga pagur yang ada di lokasi mengatakan kepada awak media zonadinamika news.com. bahwa benar bangunan tersebut hanya dilapisi dan ditempel supaya terlihat seperti bangunan baru. Sejumlah warga pagur juga mengatakan bahwa kepala desanya tidak peduli kepada masyarakat dan jarang bersosialisasi kepada warga yang telah memilihnya menjadi kepala desa.karena sang kades diketahui sering keluar daerah untuk menyenangkan diri atau menghambur-hamburkan uang dana desa. (saepul)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment