Bupati Purbalingga Tutup Kegiatan Penambangan Pasca Bentrok Dengan Warga

Advertisements
Advertisements

Purbalingga_ Zona dinamika.com_ Sebagaimana di ketahui bersama pada sabtu ( 13-2-2021) sore pekan lalu,di desa kemangkon telah terjadi peristiwa bentrok antara pelaku usaha tambang dan warga masyarakat Desa kemangkon, Kecamatan Kemangkon, kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

“ Hal itu di ketahui publik dari unggahan vidio yang beredar di media sosial , Di mana puluhan armada truk bermuatan pasir di larang melintasi jalan oleh warga, akhirnya insiden bentrok pun terjadi antara pelaku usaha tambang dengan masyarakat .

,” Entah siapa yang mengunggah vidio itu, Namun peristiwa itu menjadi viral di media sosial dan menyebar ke grup grup whasaap, dan menjadi perbincangan para nitisen. “

Setelah kejadian itu , Reaksi cepat di lakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga, Bertempat di Aula Pendopo kantor Kecamatan kemangkon pada selasa (16-2-2021) siang hari,

Bupati Purbalingga di dampingi jajaran Forkomimda lain nya. Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kadinas, serta jajaran forkomimcam Camat dan Kades , mengundang para pihak untuk duduk bersama untuk di dengar aspirasinya terkait permasalahan Penambangan di desa Kemangkon
Setelah satu jam lebih Jajaran Forkomimda Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan rapat musyawarah dengan melibatkan Perwakilan masyarakat, dan pelaku usaha tambang galian C.

akhirnya Bupati , dapat menyerap seluruh aspirasi masyarakat , terkait apa menjadi pokok permasalahan antara pengusaha tambang dan warga Desa Kemangkon
Selepas agenda kegiatan rapat usai kepada awak media , Bupati Purbalingga Mengatakan,

” Menyikapi dan mencermati kondisi apa yang terjadi dilapangan, baik aspirasi dan permasalahan yang telah disampaikan, terkait kegiatan penambangan di desa kemangkon.
Pemerintah daerah Kabupaten Purbalingga, selaku pemangku kebijakan sudah melakukan koordinasi dengan jajaran forkomimda, Maka telah disepakati
untuk seluruh penambangan di desa kemangkon kita (tutup) OF kan dulu sementara , Karena Aspirasi masyarakat menghendaki adanya perbaikan Insfrastruktur jalan,
dan terkait apa yang menjadi aspirasi Masyarakat terkait perbaikan insfrakstruktur, Pemerintah Daerah sudah mengganggarkan uang untuk perbaikan insfrastrutur sebesar Rp 3,2 milyar dari anggaran yang bersumber dari Dana DAK (Dana alokasi Khusus ).

Bulan April 2021 kegiatan pembangunan insfrastruktur ini akan di laksanakan,” Kata dia
masih kata dia,” sambil pembangunan ini berjalan, tentunya kita evaluasi lagi regulasinya, kemudian hal -hal yang terkait teknis serta perijinan dan lain sebagai nya, itu Sambil menunggu perbaikan infrastruktur sebagai usulan dan harapan aspirasi masyarakat.
Agar pelaksanaan pembangunan insfrastruktur berjalan , untuk itu sementara penambangan kita OF kan dulu , Paling tidak Pelaksanaan Pembangunan di mulai April 2021.

Selanjutnya, Kepada masyarakat Desa kemangkon yang biasa bekerja di lokasi tambang, akibat terdampak, Pasca di tutupnya kegiatan Penambangan Bupati berjanji , Pemerintah daerah Kabupaten Purbalingga, akan memberikan bantuan berupa sembako sebagai konpensasi akibat pasca di tutupnya kegiatan tambang.

Dan bagi para pengusaha tambang di lokasi desa Kemangkon, yang memiliki ijin operasi akibat pasca ditutup nya kegiatan penambangan, Maka dua bulan masa OF ini , selanjutnya akan di kompensasikan dengan masa ijin yang ada, dan hal ini akan segera di komunikasikan dengan Dinas ESDM Propinsi Jawa tengah, Sehingga ijin yang di miliki para penambang tidak berkurangan dari masa ijin yang berlaku. ,” Terang Bupati Purbalingga mengakhiri Penjelasan nya

(Rudianto/ Sumber : Komunitas Wartawan Barlingmascakep)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment