Gojek Online Di Larang Pengannguran Bertambah

Advertisements
Advertisements

Jakarrta,Zonadinamika.com. Secara resmi Ignasius Jonan Menteri Perhubungan melarang kendaraan umum berbasis Internet (Gojek) untuk beroperasi.

Larangan ini membuat para pengemudi ojek online kebingungan karena bakal kehilangan mata pencaharian.

Salah satunya adalah Hasanudin. Pria( 27) tahun “Saya sangat terbantu dengan beroperasinya Go-Jek Indonesia.

Gampang mencari uang ucap Hasan dengn kesal saat Zonadinamika minta komentar di jakarta.

“Jadi,kalau sekarang dilarang, pemerintah harus bisa kasih solusi juga.Kami kerja apa?” kata Hasanudin di Jakarta, Jumat, 18 Desember 2015.

Lanjut Hasanudin , “Jumlah pengemudi ojek berbasis online saat ini mencapai ratusan ribu orang. Bila larangan itu resmi diberlakukan, jumlah pengangguran semakin bertambah. Apalagi sekarang tidak mudah mencari pekerjaan. “Susah cari kerja,

Padahal ini salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran, tapi malah dipermasalahkan,” ujarnya.

Tambah Pria yang sudah memiliki istri dan seorang anak berusia 4 tahun ini menceritakan, sejak bergabung dengan Go-Jek pada Juni 2015, dia memiliki pendapatan tetap.

Jelasnya biisa menghidupi keluarga Dan biaya sekolah anak “Tapi kenapa harus di larang ucapnya

“Dari dulu tukang ojek, kan, sudah ada, kenapa baru sekarang mau dilarang?” pungkasnya (an)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment