LSM GPRI DPC Way Kanan Datangin Polres Terkait Laporan Ini.

Advertisements
Advertisements

Way Kanan-KarawangSinawang.com. Seakan tidak mau kecolongan terhadap laporan yang dibuatkan, 26/03/21 LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia ( GPRI) menyambangi mako polres Way Kanan dalam rangka menindaklanjuti atas aduan dibuat GPRI atas laporan tertanggal 24/2/21. Dengan no surat 28/DPC.wk/GPRI/II/2021.Kehadiran GPRI guna melakukan konpirmasi dengan kasat reskrim Iptu Herizon Saputra melalui anggota tipikor dengan Aiptu Agus Runcik.

Namun Agus Runcik di dampingi ipda Alan kanit tipikor di ruangan PPA mengaku tidak bisa memberi statemen dan mengarahkan GPRI ke bagian humas polres Way Kanan.

Bagian humas hanya ada staf humas Polres seraya mengajak agar besok harinya datang sambil nunggu kasubag humas masuk karena beliau yang bisa menjelaskan ucapnya.

“Berdasarkan hasil temuan investigasi, LSM GPRI Way Kanan menemukan tindak lanjut hasil pemeriksaan LHP laporan hasil audit tujuan tertentu terhadap laporan penyelenggaraan pemerintah kampung Serupa Indah Kecamatan ) pakuon ratu no 700/23.a/LHP- IRB 04/III- wk/ 2020, tertanggal 28/2/2020.Sehubungan dasar tersebut di atas serta dengan ditemukan beberapa kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintah kampung dan pengelola APBK pada Kampung Serupa Indah kecamatan Pekuoan Ratu Kabupaten Way Kanan untuk mengembalikan:
1. Pengembalian kas kampung atas kegiatan APBK yang tidak dilaksanakan sebesarsar Rp 21.716.000.

2. Pengembalian atas kelebihan pembayaran upah tukang pekerjaan pembangunan jembatan T.A 2019 sebesar Rp 43.200.000.

3. Pengembalian atas pembelian pasir, batu pada kegiatan pembangunan jembatan T.A 2019 sebesar Rp 11475,000, yang tidak direalisasikan.

4. Terdapat 133 aset kampung serupa indah yang tidak diketahui keberadaan nya dengan nilai Rp.14.568.000.
Sudah jelas di duga perbuatan melawan hukum penggelapan dalam jabatan,

Dalam hal ini jelas merupakan perbuatan melawan hukum dan bertentangan dengan Permendagri no 1 tahun 2016 pasal 1 ayat 16 yakni dalam hal pengamanan dan pemeliharaan aset dalam rangka penyelenggaraan pemerintah desa.
Berdasarkan temuan tersebut mantan kepala kampung serupa indah harus mengembalikan kerugian negara berkisar sebesar Rp.76.391.000.

berdasarkan surat dari bupati Nomor : 700/248.b/III-wk/2020 memerintahkan Kepala kampung serupa indah agar mengembalikan kerugian negara sebesar Rp. 90.959.000 paling lambat 60 hari sejak tanggal 31 maret 2020

Pada saat dikonfirmasi tanggal 20 februari 2021 PJ Kepala Kampung Serupa Indah menyatakan dana yang dikembalikan baru Rp. 50.000.000 juta ke kas kampung.

Dalam hal ini Sekretaris Inspektorat Kabupaten Way Kanan menerangkan bahwa benar adanya temuan tersebut dan bahwa benar sudah dikembalikan sebesar Rp.50.000.000,” di tempat ruang kerjanya jelasnya.

Ketua LSM GPRI Rike efendi menyayangkan perbuatan mantan kepala Kampung Serupa Indah.
Dalam hal ini dijelaskan perbuatan melawan hukum karena tidak sesuai dengan peraturan mendagri no 46 tahun 2016 pasal 6 ayat 1.(tim)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment