Ini Motifasi H.Roni F Untuk Mencalonkan Diri Jadi Kades Dawuan Barat

Advertisements
Advertisements

Cikampek-KarawangSinawang.com.Situasi politik dalam pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak yang akan digelar 21 Maret 2027 makin dekat, para kandidat kepala desa dinyakini sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat dan menjabarkan akan visi misi mereka.

Dengan harapan,visi misi tersebut dapat diterimah oleh masyarakat banyak dan yakin akan memilih dirinya menjadi kepala desa di wilayahnya masing-masing.

Satu diantara ratusan calon kepala desa yang turut bertarung dalam panggung politik tersebut adalah desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek,Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Dia adalah H.Roni Fatinasarani, salah seorang tokoh masyarakat di desa Dawuan Barat, beliau juga mantan kepala desa 6 tahun lalu,yang saat itu harus mengakui kekalahannya pada calon petahana saat ini.

Kekalahan tersebut dijadikan sebagai jalan pembelajaran demi mematangkan prinsip dan komitmen bahwa betapa pentingnya sifat legowo dalam sebuah kepemimpinan yang selalu siap kalah dan menang dalam sebuah pertarungan,memelihara sifat negarawan dan selalu siap bertarung tepat pada waktunya.

Enam tahun berlalu, dan waktunya kembali pesta demokrasi dalam pemilihan kepala desa, kini H.Roni Fatinasarani (HRF) kembali muncul dalam panggung politik, jauh sebelum dibukanya pendaftaran calon kepala desa, RHF kerap bertemu dengan para tokoh masyarakat lainya dan juga para ulama dan para pemuda.

Lewat pertemuan-pertemuan tersebut,beliau banyak menerima dorongan agar dirinya bersedia mencalonkan diri kembali sebagai kepala desa Dawuan Barat. Berkat dukungan tersebut, HRF dengan penuh keyakinan tampil dan mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Dawuan Barat,masa periode 2021-2027.

“Kekalahan yang terjadi 6 tahun lalu saya jadikan untuk melakukan koreksi diri khususnya akan kekurangan saya, bahkan kekalahan itu saya syukuri saat  itu, dan selama 6 tahun ini saya jadikan untuk belajar dalam memperbaiki atas kekurangan demi menjadi pelayan masyarakat banyak yang lebih baik. Kekalahan tidak harus menjadi karena tidak mampu dalam memimpin, tapi harus juga kita anggap sebagai transisi kepemimpinan” ujar RHF.

Tiba saatnya waktu kita untuk bangun kembali untuk berjuang, dan menunjukkan bahwa kita siap menjadi pelayan masyarakat lewat sebuah amanah dari masyarakat luas. Kurang lebih satu tahun ini saya melakukan konsolidasi ditengah-tengah masyarakat, dalam silaturahmi itu terpancar dorongan kuat dan harapan bahwa ternyata masih banyak masyarakat untuk mengharapkan agar saya mencalonkan diri kembali jadi kepala desa Dawuan Barat.

Untuk mendorong niat untuk maju kembali dalam kanca politik, Sejumlah tim relawan HRF berjibaku melakukan konsolidasi ditengah masyarakat Dawuan Barat.para tim relawan menyusun strategi untuk menggaet hati masyarakat, dengan mensosialisasikan akan visi dan misi HRF 6 tahun ke depan.

Merangkul masyarakat dalam program realistis dan merakyat, membangun masyarakat yang yang berkesatuan dalam membangun bersama demi kebangkitan anak muda sebagai generasi penerus, dengan di bekali tatanan kehidupan yang berkarya dalam dunia industri, dengan tujuan mengurangi pengangguran.

Alasanya, kondisi pengangguran adalah tidak lepas dari pemicu tingkat kriminal,maka untuk mengikis kriminal ini, perlu upaya yang keras untuk memberikan pekerjaan buat mereka, kata salah seorang tim relawan HRF.

Ditanya soal optimis akan kemengan RHF dalam Pilkades nanti, tim relawan mengatakan, kerja kita adalah, bagaimana caranya agar menang dalam pertarungan nanti, optimis itu harus, karena bertarung bukan untuk kalah, bagaimana agar kemengan itu milik kita, maka kita harus berjuang dengan iklas dan mensosialisasikan dengan baik pada masyarakat.

Kami sebagai tim relawan telah menyebar di berbagai RT dan Dusun di desa Dawuan Barat, hasil pengamatan kami di lapangan terkait akan dukungan HRF dalam pencalonan Kades Dawuan Barat, bisa di katakan tergolong tinggi, persentase ini yang perlu di pertahankan di masyarakat.

Semoga yang sudah mendukung HRF tidak terhasut oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, tapi kami yakin, masyarakat Dawuan Barat sudah pintar dan tahu mana yang layak dan mana yang  tidak layak jadi pemimpin di desa Dawuan Barat.terang tim relawan di Babakan Bogor.

Hal yang sama juga di lontarkan oleh tim relawan di perum Bumi Mutiara Indah 2, perum BMI 2 salah satu lumbung suara pemilihan yang sangat diperhitungkan, sosialisasi kami di BMI 2 sangat aktif baik dari blok A hingga blok C, tiap RT kami bentuk anggota, dan bekerja keras untuk mengunci untuk suara pada HRF. buat kami HRF harus jadi pemenang yang terhormat,

Antusias warga BMI 2 atas kemunculan HRF sebagai calon kades Dawuan Barat sudah tidak bisa di sangsikan, fenomena ini bukan berarti kami sudah puas, oh tidak, kami tim relawan terus menyusur warga agar tetap yakin atas dukungan, bahwa HRF  yang layak jadi pemimpin Dawuan Barat 6 tahun ke depan.

Selain itu sejumlah warga yang bermukim di perum BMI 2, juga punya catatan tersendiri, baik kepuasan dan kekecewaan dan mana yang layak untuk mereka pilih. Oleh karena itu, BMI 2 harus menjadi lumbung pendukung HRF yang lain selamat tinggal, ujar relawan HRF tersebut.

Sejumlah titik di BMI 2 sudah di Kunjungin oleh HRF, baik itu berupa komunitas, kumpulan ibu-ibu juga kelompok lain, harapan dan doa kami dari tim relawan, semoga suara ini solit dan tidak oleng lagi dan termakan issu yang miring dan inilah tugas kami ke depan sampai akhir H pemilihan.(B)

This Article Was Written By

Karawang sinawang

Leave a Comment